Tetapi Kumpulkanlah Harta di Sorga

Viewed : 671 views

Matius 6:20
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Ketika manusia pergi menghadap Tuhan, apapun tidak akan dapat dibawa. Jangankan harta, bahkan tubuh inipun orang lain yang akan mengusungnya ke pemakaman.

Ayub dalam kepedihannya karena seluruh harta bendanya habis dan anak-anaknya meninggal serta tubuhnya terkena penyakit, Ayub berkata, ”Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalam nya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” (Ayub 1:21).

Pada umumnya, bagi manusia yang menarik adalah kemegahan dunia ini, dan gigih memperolehnya. Tentu ini wajar. Namun bagaimana kegigihan kita menyongsong kehidupan yang kekal nanti?

Bagi Tuhan berbeda sama sekali. Bagi Dia, yang menarik adalah apa yang kita perbuat dalam hidup kita untuk kemuliaan-Nya dan sejauh mana kedekatan kita dengan Dia. Hanya itulah yang diperhitungkan kelak di Takhta Pengadilan Suci Tuhan.

Karena itu, marilah!… biarlah kita mencari apa yang paling berarti dalam hidup ini.

Harta dunia ini tentu kita butuh demi kelangsungan hidup. Akan tetapi kekayaan yang paling indah dan kekal adalah hubungan baik dengan Allah. Kita butuh harta, tetapi janganlah daya tarik dunia menghalangi kita untuk dekat dengan Tuhan.

Kalau seseorang jauh dari Tuhan, apalagi sampai tidak percaya dan tidak mengenal-Nya, sebetulnya orang tersebut gagal dalam hidup ini. Dia kehilangan segalanya. Meski hidup kita sederhana saja, namun bila kita dekat dengan Tuhan, kita memperoleh apa yang paling baik dan kita tidak akan pernah menyesal.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jon Tyson on Unsplash

Comments

comments