Hidup yang Penuh Pengharapan

Viewed : 3,250 views

1 Petrus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.

Secara jujur kita pasti menyetujui bahwa banyak hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan yang telah kita lakukan. Tindakan kita banyak yang mendukakan dan menyakiti hati-Nya.

Tetapi Tuhan berbeda dengan manusia.

Manusia cenderung mengingat-ingat hal-hal buruk orang lain. Namun Tuhan sesuai dengan kebesaran kasih-Nya tidak seperti manusia.

Allah proaktif mencari manusia yang telah jatuh ke dalam dosa. Allah memberikan anugerah pengampunan menyeluruh dan sempurna.

Tuhan mengikhtiarkan perdamaian dengan manusia yang telah berdosa. Dia mau membina hubungan baru dengan siapapun yang membuka diri untuk bertobat dan meyambut uluran kasih-Nya.

Allah tidak lagi mengingat-ingat dan tidak membangkit-bangkit masa lalu kita seburuk apapun itu. Yang ada dalam hati Allah adalah bahwa hubungan kita dengan Dia telah dibaharui.

Tuhan tidak membawa kita ke masa lalu yang penuh kegetiran dosa, tetapi Dia membawa kita ke masa depan yang penuh harapan.

Sebab itu, bersama Rasul Petrus mari kita meyakini dan berkata, ”Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan aku kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.”

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa.Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Daniel Hering on Unsplash

Comments

comments