Allah Setia dan Menepati Janji-Nya

Viewed : 1,678 views

Ibrani 10:37
Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

Pasti kita pernah berjanji kepada orang lain apapun itu bentuknya, atau mungkin saat ini kita sedang terikat dengan suatu janji terhadap pihak lain. Sebaliknya, pasti orang lain pernah memberi janji kepada kita.

Apa reaksi kita bila orang tidak menepati janji?
Bagaimana sikap kita ketika kita tidak dapat menepati janji?

Janji adalah utang, itulah kata banyak orang, yang bermakna bahwa janji harus ditepati.

Bila janji tidak ditepati, maka orang / pihak yang telah menerima janji dapat kesal, kecewa atau marah. Orang yang tidak menepati janji kemungkinan tidak dipercayai lagi. Tetapi bila janji ditepati, maka yang berjanji akan menerima pujian karena dinilai bertanggung jawab.

Setelah manusia jatuh dalam dosa, atas dasar rahmat dan kasih-Nya yang dalam, Allah mengikatkan diri-Nya akan suatu janji bahwa Dia akan menyelamatkan manusia yang telah jatuh itu.

Dia akan mengutus Putra-Nya menjadi Juruselamat menebus dosa manusia yang percaya kepada-Nya.

Allah menetapkan waktu terbaik dan tepat sesuai rencana-Nya untuk datang sebagai manusia di dalam Yesus Kristus. 2000 tahun yang lalu Dia telah menggenapi janji-Nya itu.
P u j i T u h a n !

Dia datang dalam kelemahan dan kemiskinan. Lahir di tempat yang tidak layak… kandang domba.

Sebagai orang yang percaya, tentu kita sangat berterimakasih atas kasih setia Tuhan yang telah menepati janji-Nya.

Kita yang terhilang dan semestinya dihukum karena hutang dosa, telah dibebaskan karena Allah peduli dan mengasihi kita. Dia tidak sekedar mengampuni kita, tetapi Dia juga memberi perlindungan dan damai sejahtera bagi orang-orang yang mengasihi Dia.

Allah berjanji bahwa dalam waktu yang tepat pula tanpa disangka-sangka dan kita tidak tahu kapan, Dia akan datang menjemput kita.

Kelak kita akan hidup bersama Dia selama-lamanya dalam rumah abadi di Surga. Tidak ada janji Allah yang tidak ditepati, semua yang DIA janjikan pasti digenapi.

Karena itu bersyukurlah kepada Allah yang setia. Sebagaimana Allah setia dan menepati janji-Nya kepada kita… marilah kita jga terus setia kepada Dia.
S e m o g a !

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Gabriel Rissi on Unsplash

Comments

comments