Tuhan Membuat Rencana Perdamaian Dengan Manusia

Viewed : 807 views

1 Yohanes 4:9
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

Begitu mengetahui anaknya berbuat kesalahan yang dianggap fatal, padahal sudah diingatkan berulang-ulang, seorang ayah menghukum anaknya.

Biasanya anaknya diberi fasilitas yang cukup baik. Selama ini bila pulang dari luar kota dia pasti membawakan sesuatu untuk anaknya, sekarang tidak dibawa lagi apapun.

Selama ini dia bergaul akrab dan penuh canda bila bertemu anaknya, sekarang hubungan mereka menjadi kaku.

Mengapa ayahnya tega berlaku seperti itu?
Sebagai seorang bapa yang baik, apakah tidak ada lagi rasa kasih sayang akan anaknya?

Sebenarnya ayahnya sayang sekali kepada anaknya. Apa yang dia lakukan adalah memberi pelajaran disiplin kepada anaknya. Dia berharap agar sikapnya itu dapat menyadarkan anaknya betapa anaknya itu telah melakukan kesalahan dan lain waktu jangan dilakukan lagi.

Dengan diam-diam sang ayah merancang hari perdamaian, dimana pada waktu yang tepat dia akan membuka komunikasi dengan anaknya dan memulihkan hubungan yang kurang harmonis selama ini. Dia akan mengampuni kesalahan anaknya dan berharap anaknya sadar akan kesalahannya seraya meminta maaf kepada ayahnya. Yang terpenting jangan lakukan lagi kesalahan.

Pada hari yang tepat, ayahnya betul-betul melakukan seperti apa yang dia rencanakan.

Tuhan kecewa kepada manusia ketika manusia yang diciptakan-Nya berdosa dengan melanggar perintah-Nya yang telah diingatkan sebelumnya. Karena pelanggaran itu, manusia diusir dan mati.

Tetapi Allah dalam kemarahan-Nya, dalam hati-Nya tersimpan rasa kasih sayang yang besar dan amat dalam kepada manusia.

Diam-diam Tuhan membuat rencana perdamaian dengan manusia. Allah berencana membuka hubungan yang hangat kembali dengan manusia.

Apa yang Allah rancangkan itu telah Dia genapi melalui kedatangan Yesus Kristus sebagai manusia.

Allah tidak sekedar membuka komunikasi dengan manusia, tetapi Dia juga menebus manusia dan Dia akan terus memelihara anak-anak-Nya. Tuhan berjanji akan terus menjaga dan melindungi umat pilihan-Nya sampai kepada kekekalan.

Selamat menantikan kedatangan-Nya.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Comments

comments