Hutang Kepada Raja

Viewed : 1,563 views

Matius 18:32-33
Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?

Kutipan ayat di atas adalah bagian dari perumpamaan Tuhan Yesus tentang seorang raja yang mengadakan perhitungan hutang-piutang dengan para hambanya.

Raja itu menghapus hutang hambanya yang tak mampu membayar. Hutang itu begitu besar. Tentu saja hamba berhutang besar itu merasa lega.

Namun hamba yang telah dilunasi hutangnya itu tak tahu berterimakasih. Orang yang berhutang kepadanya dipaksa melunasi. Padahal piutangnya amat jauh lebih kecil dibandingkan dengan hutangnya kepada raja.

Melihat itu raja marah besar. Hamba yang tak tahu berterima kasih itu disidangkan kembali. Hutangnya yang telah dinyatakan lunas dipaksa untuk dilunasi.

Betapa sering kitapun melakukan hal yang sama dengan hamba yang didakwa raja itu.

Tuhan dalam kemurahan hati dan kebesaran-Nya telah mengampuni dan membebaskan kita dari hutang besar. Dosa kita yang akibatnya mengerikan telah dilunasi oleh darah-Nya yang mahal.

1 Petrus 1:18-19
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Apakah kita seperti hamba raja yang tidak tahu berterima kasih itu?, yang hutangnya telah dilunasi, namun dia menuntut piutangnya yang sebetulnya jauh lebih kecil.

Mari kita renungkan!

Selamat beraktivitas.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Henryk Niestrój from Pixabay

Comments

comments