Aliran Air Hidup

Viewed : 1,685 views

Yohanes 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.

Kehidupan manusia dapat diumpamakan seperti aliran sungai. Aliran sungai itu diibaratkan sebagai hidup di dalam Yesus.

Apabila seseorang hidup semakin dekat dengan Kristus, itu artinya dia semakin berada di tengah sungai dan dia akan semakin deras mengalir. Mengalir di sini dimaksudkan sebagai melakukan kebenaran dan melakukan apa yang baik sesuai kehendak Allah. Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.

Jika hidup semakin dekat dengan Yesus, meski tantangan banyak, tetapi kuasa dan kasih Kristus sebagai kekuatan iman dan daya dorong akan mengalahkan semua tantangan dan hambatan yang ada.

Sebaliknya bila orang semakin ke tepi, akan terasa semakin sulit untuk melakukan kehendak Tuhan karena hambatan dan tantangan hidup terasa besar dan kekuatan iman yang mendorong juga semakin melemah.

Kondisi ekstrimnya adalah bila hidup di luar Yesus atau orang yang meninggalkan Yesus dan menyembah allah lain (Hakim-hakim 10:13), maka orang tersebut akan merasa berat atau tidak mungkin melakukan kehendak Tuhan. Dia akan berada dalam posisi berhenti. Lama-lama orang seperti itu akan terhilang seperti air yang menguap.

Apakah kita berada di luar sungai?

Bila ya, segeralah masuk ke dalam aliran air.

Bila di dalam sungai, dan berada di pinggir, berpindahlah ke tengah agar dapat lebih cepat mengalir.

Bila sudah di berada di tengah, tetaplah berada di situ. Konsentrasi di situ. Jangan bergeser lagi ke arah tepi.

Mari semakin ke tengah agar kita semakin dekat dengan Kristus, supaya kehendak Kristus semakin nyata dan sempurna terwujud dalam hidup kita. Dan kitapun menjadi semakin serupa dengan Dia.
S e m o g a !

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Ezra Jeffrey-Comeau on Unsplash

Comments

comments