Saatnya Menunjukkan Kehidupan yang Benar

Viewed : 1,127 views

Kisah 13:47
Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.

Sebuah perusahaan sepatu mengutus dua orang tenaga survei ke sebuah daerah. Utusan itu dikirim untuk menjajaki kemungkinan memasarkan produk sepatu ke daerah yang dimaksud.

Tak lama kemudian datanglah kabar dari utusan tersebut tentang hasil survei mereka. Kabar mereka sangat berbeda dan berlawanan.

Utusan pertama mengatakan tak ada gunanya mengirim sepatu ke daerah tersebut sebab di situ tidak ada orang memakai sepatu. Sebab itu pastilah sepatu yang dijual di sana tidak akan ada yang membeli, perusahaan akan rugi besar.

Utusan kedua berkata dengan semangat bahwa daerah survei sangat prospek. Di daerah itu tidak ada yang memakai sepatu, sebab itu inilah kesempatan dan peluang terbaik untuk menawarkan sepatu. Untuk itu harus dipikirkan bagaimana kiat dan cara untuk menjelaskan manfaat sepatu sehingga orang-orang yang tidak memakai sepatu sadar betapa pentingnya sepatu sehingga penduduk daerah itu tertarik dan berminat membeli sepatu yang ditawarkan.

Utusan kedua tersebut sepertinya tidak sabar lagi dan menyarankan pimpinan agar segera mengirim sejumlah sepatu ke sana dan dia siap memasarkannya.

Menghadapi dunia ini, ada dua pendapat yang berbeda dan bertentangan ibarat utusan pabrik sepatu di atas.

Sebagian orang mengatakan dunia ini semakin sulit, kacau dan buruk, jadi tidak ada gunanya melakukan kebaikan. Sudahlah, ikut arus saja. Percuma hidup baik-baik, kita akan kesulitan dan tidak ada manfaatnya mempertahankan hidup yang lurus.

Pendapat yang berbeda memandang bahwa memang dunia ini cenderung semakin lama semakin tidak baik. Makin banyak orang hidup egois dan berperilaku buruk dan jauh dari kebenaran. Orang-orang pada sibuk memikirkan kepentingan sendiri. Tetapi kita tidak boleh seperti mereka. Kita tidak boleh ikut arus dan inilah saatnya menunjukkan kehidupan yang benar agar mereka kembali kepada kebenaran.

Bagaimana pandangan kita?

Sebagai orang percaya kepada Kristus, kita harus memiliki pendirian teguh dan memegang prinsip seperti Tuhan Yesus ajarkan bahwa peran kita adalah sebagai terang. Tetaplah menjadi terang dimanapun kita berada.

Memang ada harga yang harus dibayar untuk menjadi saksi Kristus. Mungkin orang menilai kita terlalu ideal, berlebihan, sok suci, dan sebagainya. Tetapi seperti lilin melebur untuk menyala memancarkan terang, begitulah semestinya kita. Kristus telah datang mengorbankan diri-Nya, itulah teladan kita untuk dimampukan menjadi terang.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Daniel Chen on Unsplash

Comments

comments