Kamulah Kemuliaan Kami dan Sukacita Kami

Viewed : 1,222 views

1 Tesalonika 2:19-20
Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?
Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.

Mahkota adalah simbol kemulian dan kehormatan. Mahkota diletakkan di kepala, bukan di tengah atau di bawah pada tubuh pemilik mahkota.

Rasul Paulus menyatakan bahwa sukacita dan mahkota kemegahannnya adalah jemaat Tesalonika. Tentu tidak hanya jemaat Tesalonika, tetapi masih ada yang lain.

Mahkota tersebut tentunya disebabkan rasul Paulus bekerja sepenuh hati melayani jemaat Tesalonika. Mahkota dianugerahkan kepada Paulus karena dia telah menolong jemaat tersebut dalam pertumbuhan iman mereka.

Tentu bukan upah menjadi motivasi kita untuk melayani, sebab kita adalah orang yang berhutang kepada Allah, hutang kita adalah nyawa.

Kita diselamatkan sajapun sesungguhnya sudah amat luar biasa. Akan tetapi begitulah Allah, Dia tidak hanya menganugerahkan keselamatan, tapi dia juga menganugerahkan mahkota. Kita beroleh kemuliaan Kristus. Kita dimuliakan di dalam kemuliaan-Nya yang tiada taranya.

Oleh karena itu, marilah kita juga ikut ambil bagian melayani Tuhan. Teladani Paulus.
Mari kita serahkan hati sepenuhnya kepada-Nya. Hiduplah melayani Tuhan.

Roma 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Mills P. Photography on Unsplash

Comments

comments