Lapar dan Haus

Viewed : 3,289 views

RENUNGAN
Matius 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Dalam kondisi lapar dan haus, orang akan mencari makanan untuk dimakan dan air untuk diminum. Rasanya apapun kegiatan dan keperluan seolah terabaikan dan terlupakan karena pikiran tertuju ke makan dan minum.

Seberapa lapar dan seberapa hauskah kita kepada kebenaran firman Tuhan sehingga kita mencarinya?
Apakah hati dan pikiran kita sudah dipenuhi oleh makanan lain, sehingga merasa kenyang dan sudah jenuh yang membuat tidak ada lagi kerinduan akan kebenaran firman-Nya?

Marilah kita tetap merasa lapar dan haus akan kebenaran-Nya. Hati dan pikiran kita terus-menerus perlu diisi oleh firman-Nya… itu yang utama.

Bila kita haus dan lapar akan kebenaran, maka kita akan dipuaskan. Ketika kita dipuaskan maka kita akan merasa lega… dan Yesus mengatakan, “Berbahagialah……”

Marilah kita berdoa,
“Tuhan, buatlah hatiku senantiasa lapar dan haus akan kebenaran-Mu.
Buatlah aku merindukan-Mu.
Isilah dan puaskan aku dengan sentuhan firman-Mu.
Biarlah aku gemar dan suka kepada firman dan kebenaran-Mu yang sanggup mengubah hidupku, sehingga aku dimampukan berbuat apa yang benar dan apa yang baik dalam seluruh sisa hidupku.
Aku rindu agar Firman-Mu menuntun dan membuat hidupku menjadi kesaksian yang baik di hadapan setiap orang dan setiap kaum.
Dengan demikian aku merasa berbahagia karena salah satu sabda-Mu telah tergenapi dalam hidupku…
Amin.”

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments