Lapar dan Haus Akan Kebenaran

Viewed : 2,911 views

Matius 5:6
“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan”

Masihkah kita dapat merasa lapar dan merasa haus secara normal?
Bila iya, maka bersyukurlah, sebab hal itu menunjukkan bahwa fisik kita masih sehat. Oleh sebab itu makan dan minumlah dalam porsi yang benar, agar tubuh kita kuat.

Bila kita tidak merasa lapar dan tidak merasa haus lagi, padahal sudah saatnya kita makan dan minum, itu pertanda tubuh kita sakit.

Kita patut bersyukur jika kita masih memiliki bahan makanan dan minuman, sebab banyak orang yang kekurangan makanan serta banyak yang sulit mendapatkan air bersih. Mereka harus berjuang keras untuk memperoleh makan dan minum.

Masihkah kita merasa haus dan rindu akan firman Tuhan?
Bila iya, maka bersyukurlah! Sebab hal itu salah satu pertanda rohani kita masih sehat. Oleh sebab itu dengarlah, bacalah, pelajarilah dan renungkanlah firman-Nya.

Bila tidak ada lagi kerinduan dan kehausan akan firman Allah, maka hal itu merupakan salah satu pertanda rohani kita dalam kondisi darurat gawat… kondisi sakit.

Berdoalah, mintalah pertolongan kepada Tuhan agar Dia menyehatkan kita dengan memberi kehausan dan kerinduan terhadap firman-Nya.

Kita patut bersyukur sebab kita beruntung masih diijinkan Tuhan untuk dapat mendengar, membaca, mempelajari serta merenungkan firman-Nya.

Ada beberapa negara yang tertutup untuk firman Tuhan. Ada pengalaman seorang teman mengisahkan perjalanannya ke sebuah negara. Pada saat mendarat di bandara, dia harus berurusan dengan polisi setempat karena dia membawa Alkitab dalam tasnya. Rupanya memang negara itu melarang orang asing datang masuk ke negaranya membawa Alkitab dengan alasan tertentu.

Firman Tuhan menguatkan kita untuk bertumbuh, berakar dan berbuah. Oleh sebab itu siapa saja yang ingin hidupnya tetap kokoh dan kuat serta hidup berbuah, maka kehausan dan kerinduan akan firman Tuhan adalah kebutuhan utamanya.

Bagi kita yang haus dan lapar akan firman-Nya, mari datang kepada-Nya. Teguklah kebenaran firman-Nya, maka niscaya firman-Nya akan melegakan kita.

Firman-Nya akan berbuah dalam hidup kita sehingga diri kita dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk memuaskan setiap orang yang haus dan lapar kepada-Nya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senangtiasa. Amin

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Comments

comments