Mata Tuhan Tertuju

Viewed : 1,697 views

1 Petrus 3:12
Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.

“Mata Tuhan tertuju”, itulah bagian kata dari ayat di atas.

Apa makna tertuju?

Bayangkanlah bila mata dan hati kita tertuju kepada sesuatu. Mengapa? Dalam arti positif, hal itu mungkin disebabkan karena menarik bagi kita. Hati kita fokus dan tertawan kepada hal yang menarik perhatian kita.

Dengan pemahaman tersebut, alangkah luar biasanya bahwa mata Tuhan tertuju akan sesuatu, yaitu bahwa perhatian-Nya tertarik kepada orang-orang benar.

Orang-orang benar adalah orang-orang yang telah dibenarkan-Nya dan terus berjuang hidup dalam kebenaran.

Oleh darah-Nya…
• kita telah ditebus-Nya,
• kita telah dikuduskan-Nya,
• kita telah disucikan-Nya,
• kita telah dibenarkan-Nya,
• kita telah menjadi anak-Nya.

Sungguh sempurna apa yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi kita.

Maka sekarang… mari kita merespons apa yang telah Yesus lakukan bagi kita. Mari kita hidup dalam kebenaran dan melakukan apa yang baik dan benar. Maka dengan demikian, tidak diragukan lagi… mata Tuhan tertuju kepada kita. Perhatian-Nya fokus kepada kita. Itulah sukacita kita. Itulah yang akan selalu menguatkan dan membesarkan hati kita. Biarlah kita menjadi bagian dari orang-orang benar tersebut.

Segala Puji dan hormat hanyalah bagi Tuhan yang mata dan hati-Nya tertuju kepada orang-orang benar.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan menyertai, memberkati dan hati-Nya tertuju kepada kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Alexandru Zdrobău on Unsplash

Comments

comments