2 Korintus 1:12
Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah.
Rasul Paulus berbicara tentang kualitas hubungan dia dengan jemaat Korintus. Hubungan itu tulus dan murni. Hubungan yang dibangun oleh hikmat dari Tuhan.
Kita diingatkan bahwa kita juga, khususnya dalam pelayanan, haruslah tulus dan murni. Tidak ada azas manfaat, apalagi merugikan, tidak boleh!
Tentu saja hal tersebut berlaku dalam hubungan dengan siapapun, bukan sebatas dalam pelayanan. Bahkan kita harus siap untuk memberi apa yang dapat kita beri. Kita harus rela melakukan apa yang dapat kita lakukan.
Hidup kita dengan orang tidak diukur atas untung-rugi. Kerinduan hati kita adalah agar melalui hidup kita: orang dibangun, terlebih membuat orang bertumbuh untuk semakin dekat dengan Tuhan; sama seperti diri kita ingin semakin dekat dan semakin mengenal Allah.
2 Korintus 4:5
Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.
Sahabat…
• mari kita saling membangun,
• mari kita saling menguatkan,
• mari kita saling mendoakan,
• mari kita saling memperhatikan,
di dalam Tuhan. Dasarnya adalah ketulusan, kemurnian, dan hikmat dari Tuhan. Itulah arti dan panggilan hidup kita.
Selamat beraktifitas.
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Hannah Valentine on Unsplash




