“TUHAN Adalah Bagianku,” Kata Jiwaku

Viewed : 1,505 views

Ratapan 3:24-25
“TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.

Kalau dipikir-pikir dan direnungkan, kira-kira apa yang kita peroleh di dunia ini, dimana kalau hal itu kita dapatkan, kita merasa sudah sangat puas dan serasa selesai dengan tujuan hidup ini?

Tanpa bermaksud melemahkan antusiasme kita dengan cita-cita dan capaian hidup, sesungguhnya tanpa kehadiran Allah, maka apapun yang kita dapatkan, kita tidak akan pernah merasa puas dalam arti sesungguhnya; kita akan merasa kurang dan merasa haus terus.

Kita perlu dan harus berusaha dan berjuang untuk kehidupan yang lebih baik dengan semua peluang yang mungkin bisa kita peroleh ke depan, namun ingatlah bahwa semua itu akan disempurnakan dan digandakan serta dilimpahkan nilainya dengan kehadiran Allah dalam hidup kita.

Kita akan dapat menyelesaikan hidup ini dengan damai dan perasaan puas dalam semua hal jika dan hanya jika Allah menjadi yang terutama dalam hidup kita… ketika kita berkata, ”TUHAN adalah bagianku, kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.”

Kita sungguh bersyukur sebab TUHAN adalah baik bagi kita yang berharap kepada-Nya. Tuhan sungguh menjadi sahabat bagi jiwa kita yang haus mencari Dia.

Allah Maha Hadir, dan masalahnya adalah; apakah kita melibatkan kehadiran-Nya dalam cita-cita, harapan dan tujuan hidup kita? Apakah kita membuat Tuhan menjadi PEMILIK atas segenap hidup kita?
Semoga demikian.

“Tuhan, Engkau adalah belahan jiwaku. Aku akan menjadi manusia seutuhnya dengan kehadiran-Mu sepenuhnya dalam hidupku”

Selamat beraktifitas.

Tuhan memberkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jason Hogan on Unsplash

Comments

comments