Kisah 24:16
Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.
Kebahagiaan akan dialami oleh orang-orang yang setia melakukan apa yang benar. Sebaliknya orang yang hidup dalam kepalsuan akan menuai kesengsaraan.
Orang yang melakukan kecurangan dan berlawanan dengan hati nuraninya biasanya pada akhirnya akan mengalami tekanan karena terus menerus merasakan tuduhan-tuduhan.
Suara hati nurani murni sifatnya. Karena itu ketika seseorang berbuat curang misalnya, jika dia mendengarkan hati nuraninya dia pasti mengakui bahwa dia bersalah.
Seseorang yang melakukan apa yang baik, meski dirugikan, dia akan merasa berbahagia karena hati nuraninya setuju dan mendukung apa yang dia lakukan. Itulah sebabnya mengapa ada orang merasa damai di tengah-tengah himpitan dan tekanan akibat perlakuan tidak baik dari orang lain.
Karena itu, tetaplah miliki hati nurani yang murni dan latihlah kepekaan hati nurani kita melalui terang firman Allah.
Biarlah Roh Kudus memimpin dan menerangi hati nurani serta menguatkan kita untuk melakukan apa yang baik dan benar. Dengan demikianlah sesungguhnya kita akan berbahagia.
Tuhan memberkati dan Dia senantiasa beserta kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Abhidev Vaishnav on Unsplash




