Dengan Kuasa dan Otoritas dari Allah Kita

Viewed : 1,575 views

2 Timotius 4:5
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

Kisah-kisah dalam dongeng, drama serta film bahkan sampai sinetron, sering bertemakan orang-orang berkuasa, orang yang berpengaruh, orang yang kuat dan sakti. Kisah tersebut menjadi tontonan menarik dan diminati banyak orang.

Tokoh orang kuat menjadi idola banyak orang. Produk-produk dan barang-barang tertentu melalui iklanpun membuat kekuatan dan ketahanan sebagai nilai jual dan sering secara berlebihan ditonjolkan.

”Kuasa” menjadi dambaan. Karena itu banyak orang mengusahakan dengan berbagai cara agar kuasa tersebut diperoleh, baik dengan cara yang tepat maupun dengan cara tidak terpuji.

Dengan kuasa, orang merasa dapat melakukan apa saja; mereka dapat memerintah, dapat memperoleh apa yang diinginkan dengan mudah, dapat harta, dapat kepuasan dan sebagainya.

Dengan kuasa, orang merasa dapat menjadi terkenal, terhormat, mashyur serta dikenal dimana-mana.

Dengan kuasa orang merasa diakui dan diterima, karena memang salah satu kebutuhan manusia adalah perasaan diakui dan diterima.

Tuhan memberi kuasa kepada setiap anak-anak-Nya, tetapi berbeda pengertiannya dengan kuasa yang diartikan sebagai kuasa untuk mengendalikan orang lain yang bertujuan untuk kepuasan sementara.

Tuhan justru memberi kuasa agar manusia dapat menguasai dirinya supaya terbebas dari segala keinginan kedagingan yang berbuahkan dosa.

Tanggung jawab kita adalah: dengan kuasa Tuhan, kita mematikan sifat manusia lama yang bertentangan dengan kehendak Allah..

Marilah kita menyerahkan diri untuk dikuasai Tuhan sepenuhnya. Dengarlah suara-Nya. Hal ini adalah sebagai bagian dari tanggung jawab kita dalam menguasai diri.

Biarlah hidup kita menjadi contoh dan saksi yang baik. Tetap sedia dan setia dalam panggilan hidup dalam melayani Dia, serta senantiasa ikut ambil bagian dalam mewartakan Kerajaan-Nya.

Dengan kuasa dan otoritas dari Allah kita menjadi saksi Tuhan, dan kita dapat memenangkan jiwa bagi Yesus serta menolong orang-orang untuk semakin mengenal Dia. Kuasa tersebut akan diperoleh bila kita memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan, dan bila hati kita peka dan dengar-dengaran dengan suara-Nya.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Christian Dorn from Pixabay

Comments

comments