Orang Rajin Akan Memperoleh Harta yang Berharga

Viewed : 851 views

Amsal 12:27
Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.

Alam memperlihatkan bahwa air berhenti lebih cepat membusuk daripada air bergerak.

Kunci yang tak pernah dipakai lebih cepat berkarat dan serat saat dipakai.

Mesin yang tak pernah dinyalakan lebih cepat rusak.

Pikiran yang tidak pernah diasah akan lebih cepat beku.

Peralatan yang tak digunakan dan disimpan dalam lemari, akan berdebu.

Tubuh yang tak pernah dilatih dan tidak berolah raga akan lebih cepat kaku dan lebih mudah terkena penyakit.

Sekalipun manusia tidur atau tak melakukan apa-apa, bumi ini tetap bergerak berotasi dalam porosnya dan juga tetap bergerak berevolusi mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Hal ini menyiratkan bahwa alampun mengajarkan agar manusia jangan malas dan haruslah bekerja dan berkarya.

Janganlah terlalu percaya dengan apa yang disebut sebagai kemujuran ataupun keberuntungan. Pada dasarnya keberhasilan apapun, hampir semua diperoleh dan dicapai dengan bekerja, bukan dengan berpangku tangan.

Tentu kita harus berdoa dan menyerahkan kepada Tuhan segala usaha kita, tetapi dalam banyak pengalaman ternyata orang yang bekerja sepenuh hatilah yang mendapatkan hasil lebih baik.

Ada dua orang berdoa kepada Tuhan meminta hujan, tetapi yang turun ke sawahlah yang akan panen menuai hasil, sementara orang yang malas dan tetap tinggal bersantai tidur di rumah tidak akan beroleh apa-apa.

Karena itu janganlah berhenti, tetapi tetaplah maju meski setapak demi setapak. Bayangkanlah… bila kita berhenti kemaren, kita tidak akan berada di sini hari ini. Bila kita berhenti hari ini, bayangkan apa yang akan terjadi besok!

Orang malas cenderung lebih senang berkhayal yang indah-indah, tetapi begitu sadar dari khayalannya dia akan kembali menemukan dirinya yang sebenarnya. Sebaliknya orang rajin akan selalu berikhtiar dan berinisiatif… ada saja usaha-usaha positif yang dilakukannya.

Sebenarnya bekerja bukanlah sekedar untuk meraih sesuatu, tetapi dengan bekerja kita melatih diri dan akan memberi kebahagiaan.

Dengan rajin bekerja, watak kita akan dilatih menjadi lebih baik. Itulah yang diharapkan oleh alam, itulah yang diharapkan oleh hati kita, terlebih itulah yang diharapkan oleh Tuhan terhadap kita.

Tuhan tidak akan pernah kalah dalam memberikan berkat-Nya. Allah tidak pernah terlambat memberi apa yang baik bagi yang berusaha dan berdoa. Karena itu janganlah mengeluh. Jangan rusak diri dengan kemalasan.

Sahabat…
Bangkitlah!
Walaupun kita saat ini kebanyakan masih harus bekerja dari rumah, tetapi teruslah bertekun dan rajin melakukan apa yang baik, itu merupakan wujud tanggung jawab kita kepada Tuhan.

Yohanes 5:17
Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

S e m a n g a t ! ! !

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Alexas_Fotos from Pixabay

Comments

comments