Memikirkan Hal-hal yang Patut Dipikirkan

Viewed : 802 views

Roma 12:3
Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Ketika kita berbicara dengan seorang anak yang masih kecil maupun sudah besar, kita sering bertanya apa cita-cita mereka, mereka mau menjadi apa.

Kita juga dulu seperti itu, mendapat pertanyaan yang sama, terutama dari keluarga dekat kita. Kita selalu diinginkan dan diajarkan untuk memiliki cita-cita tinggi.

Kita didorong untuk berprestasi tinggi. Itu adalah hal yang baik. Dengan demikian kita akan termotivasi untuk bekerja keras, rajin, dan semangat.

Akan tetapi tentulah ada batasan juga, bahwa kita semestinya tidak hanya bercita-cita untuk kepuasan diri, namun apa tujuan Allah dengan hidup kita.

Betapa sering kita melihat orang terlepas dari kehendak Tuhan dalam hidupnya. Harapan dan apa yang diinginkan tidak lagi didasari oleh iman di dalam Kristus Ada banyak orang frustrasi karena memiliki harapan yang terlalu tinggi di luar seharusnya dalam koridor iman. Hidup tertekan dan tidak nyaman karena apa yang diinginkan di luar kemampuan, apalagi kalau hal itu bukanlah kehendak Allah.

Oleh sebab itu mari kita selaraskan harapan dan kerinduan kita dengan kehendak Allah. Apa yang kita pikirkan dan apa yang mau dicapai haruslah hal-hal yang patut, terlebih menurut iman kita di dalam Kristus.

Janganlah merindukan hal-hal yang berlawanan dengan iman kita, terlebih janganlah capaian hidup kita membuat iman kita kepada Allah turun dan menjadi tawar.

Biarlah kita tetap produktif dengan karya terbaik kita dan hal itu sejalan dengan pertumbuhan iman kita. Jangan timpang, tetapi seimbangkan cita-cita dengan iman!

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan beserta kita. Amin.

Salam dan doa
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by DanaTentis from Pixabay

Comments

comments