Demi Saudara-saudaraku

Viewed : 829 views

Roma 9:3-4
Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani. Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.

Beban hati Paulus terhadap bangsanya begitu dalam, sehingga dia mengatakan mau dikutuk dan rela terpisah dari Kristus demi keselamatan bangsanya.

Tentu saja tidaklah mungkin rasul Paulus dikutuk dan terpisah dari kasih Yesus. Pernyataannya itu menunjukkan kedalaman kasih dan cinta Paulus terhadap bangsa pilihan Tuhan, Israel, yang tidak percaya kepada Yesus. Paulus amat sangat rindu agar umat Israel percaya kepada Kristus.

Kerinduan Paulus akan keselamatan bangsanya membuat pertanyaan bagi kita, “Sejauh mana kita terbeban untuk keselamatan orang- orang yang belum percaya kepada Kristus?”

Kiranya teladan Paulus tidak hanya membuat kita bertanya kepada diri kita soal beban hati untuk keselamatan orang yang belum percaya, tetapi lebih jauh hal itu memberi inspirasi dan dorongan agar kita hidup menjadi saksi Kristus menyampaikan kabar baik kepada orang lain yang belum percaya. Juga memberi motivasi bagi kita untuk menolong orang lain untuk bertumbuh menjadi murid Yesus.

Kisah Para Rasul 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai kita untuk terus mengobarkan kasih-Nya serta mewartakan keselamatan di dalam Kristus. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Joseph Redfield Nino from Pixabay

Comments

comments