Berterimakasih dan Bersyukurlah

Viewed : 742 views

Mazmur 34:8
Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Musuh paling berat kita sering adalah diri sendiri yang sensitif dengan perasaan. Salah satu adalah perasaan tidak puas dan selalu merasa kurang.

Orang yang kita pikir sudah melimpah dalam segala hal, tetap saja mereka merasa ada yang kurang.

Hati kita memang tidak akan pernah merasa puas. Di satu sisi memang ada yang mengatakan bahwa perasaan tidak puas perlu dimiliki agar kita tidak pernah berhenti bekerja, tidak berhenti berinovasi… terus bergiat dan produktif. Ada benarnya juga.

Namun di sisi lain, perasaan tidak puas dapat membuat banyak orang merana dan menyesali hidupnya.

Oleh karena itu marilah kita menjaga keseimbangan hidup.

Biarlah perasaan tidak puas mendorong kita untuk tetap tekun bekerja dan produktif menghasilkan untuk mendatangkan kebaikan bagi kita dan bagi sesama.

Bilamana ketidakpuasan membuat kita tertekan, segeralah datang kepada Tuhan untuk dikuatkan.

Berterima kasih dan bersyukurlah dengan apa yang sudah ada. Rasakan itu sebagai anugerah dan berkat Allah Bapa kita. Tetaplah lakukan apa yang masih bisa kita kerjakan sebaik mungkin. Dalam semua itu arahkan hati dan pandanglah kepada Allah.

Kecaplah… rasakanlah… nikmati kasih Allah dan tetaplah berlindung kepada Dia.

Biarlah hari ini dapat kita jalani dengan baik dengan hati sukacita penuh semangat berkat kasih setia dan rahmat Tuhan.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan beri kekuatan dan penyertaan bagi segenap kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Avi Chomotovski from Pixabay

Comments

comments