Puji-pujian Umat-Nya

Viewed : 1,450 views

Mazmur 22:3
Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

Bersemayam artinya bertakhta. Seorang raja senang dan betah di atas takhtanya. Oleh karena itu, seorang raja akan mempertahankan takhtanya. Takhta adalah kehormatan baginya.

Banyak orang berebut takhta-takhta dalam berbagai bentuk… mungkin termasuk kita jugakah???…
😊😊😊😊😊

Tuhan Maha Hadir, tetapi Daud menegaskan dan mengungkapkan dalam mazmurnya; bahwa Dia Yang Kudus bersemayam di atas pujian umat-Nya… Israel. Artinya Tuhan betah di atas pujian umat-Nya.

Kita juga adalah umat Tuhan. Marilah kita membuat Dia betah bersemayam dalam puji-pujian kita yang tulus dan murni kepada-Nya.

Tuhan saja yang patut kita puji, sembah dan agungkan. Dia berhak atas itu.

Hal yang sangat positif yang dapat kita peroleh jika kita memuji-muji Tuhan adalah: kita dimampukan menerima hidup kita sebagai mana kita adanya. Dalam setiap keadaan… susah atau senang, sukses atau gagal, diterima atau ditolak orang, diingat atau dilupakan orang, lancar atau macet urusan… hati terdalam kita akan senantiasa berkata,
“PUJI TUHAN !, Tuhan tahu semuanya!”

Aku memuji kebesaran-Mu
Ajaib Tuhan ajaib Tuhan
Aku memuji kebesaran-Mu
Ajaib Tuhan ajaib Tuhan...
🎼🎵🎶♩🎺🎻🎷🎸

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Jangan khawatir… Tuhan Yesus Kristus bersemayam di hati dan di atas pujian kita. Terpujilah Yesus. Amin….

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by StockSnap from Pixabay

Comments

comments