Pergunakanlah Waktu yang Ada

Viewed : 2,808 views

RENUNGAN
Efesus 5:16
dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Bukanlah untuk membuat kita takut atau gusar atau berpikir yang bukan-bukan, ini adalah andai-andai saja… seandainya kita tahu bahwa besok kita harus menghadap Yang Maha Kuasa… apa gerangan yang akan kita lakukan hari ini?

Ada banyak jawabannya.

Mungkin kita bagitu sangat rohani…
Apa yang selama ini kita abaikan dan merasa tidak ada waktu untuk itu, kini itulah yang terpenting.
Mungkin selama ini tidak pernah berdoa, sekarang sepanjang waktu berdoa terus.
Selama ini tidak pernah membaca Alkitab, rasanya hari ini dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu ingin langsung diselesaikan, termasuk membaca daftar isi dan kamus-kamusnya.
Apa yang kita merasa penting, tiba-tiba jadi tidak penting. Hobby-hobby kitapun kita abaikan.
Stress dan rasa takutpun datang.
Proyek-proyekpun sudahlah… tak penting lagi itu semua.
Semuanya tiba-tiba berubah mendadak dan drastis… ekstrim !

Mungkin untung jugalah kita tidak tahu saatnya kita berangkat, agar hidup kita bisa lebih normal dan terasa wajar adanya. Tapi dengan itu boleh jadi kita menjadi tidak peduli kepada nilai-nilai kekal.

Tentulah kita berharap mendapat usia yang panjang. Semoga saja !
Kalau memang usia kita dipanjangkan, lantas apa yang mau kita lakukan?

Rasul Paulus ingatkan agar kita menggunakan waktu dengan baik… sebaik-baiknya kita bisa. Meskipun memang bukan kita besok pergi ke SANA, bukankah memang bahwa batas hidup kita sudah dipatok ada limitnya?

Bila perlu, biarlah kita merasa dan berpikir serta bersikap seolah besok kita berangkat ke SANA. Hal ini akan mengajak kita untuk berbuat dan melakukan serta mengerjakan apa yang terbaik. Kita tidak merasa bahwa kita tidak butuh Tuhan. Kita tidak merasa bahwa Tuhan yang butuh kita. Kita akan memprioritaskan apa yang terpenting dalam hidup ini. Bukankah itu semestinya yang ada dalam pikiran kita walau kita tidak memahami berapa lama lagi kita akan hidup ?

Mau lama lagikah… mau sebentar lagikah hari-hari kita… semua terserah Tuhan. Hidup kita tidak dikendalikan oleh seberapa kita tahu durasi kita di dunia ini. Dia kok yang mengatur semuanya. Dengan demikian tenanglah dan damailah hidup kita.

Hari-hari kita akan lebih berkualitas. Pekerjaan kitapun kita sikapi dan jalani dengan sebaik-baiknya dengan penuh arti. Kita akan merasa semua hal dalam hidup ini adalah rahmat Tuhan.

Mari kita tetap menggunakan seluruh sisa hidup kita bagi kemuliaan-Nya. Jangan mau bergeser dari iman dan pengharapan kita di dalam Kristus Tuhan. Injil sebagai landasan dan patokan hidup kita. Puji Tuhan…

Semua priorotas hidup yang kita yakini dari Tuhan… lakukanlah itu dengan setia. Komitmen penting dan konsistenlah dengan apa yang kita yakini.

Teringat potongan sebuah lagu…

Pergunakan waktumu dengan baik
Hidup di dunia cepat berlalu…
๐ŸŽค๐ŸŽต๐ŸŽถ๐ŸŽผ๐ŸŽป๐ŸŽบ๐ŸŽธ๐ŸŽน

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan biarlah Dia menjaga hati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahรบn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments