Yesaya 48:10
Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan.
Kalau direnungkan, sebetulnya dunia ini tempat yang meletihkan. Namun hampir semua orang enggan meninggalkannya. Ingin hidup selama mungkin.
Berbagai masalah diijinkan Allah kita alami. Semua dimaksudkan untuk menguji kita… untuk memurnikan iman kita. Agar iman kita murni + matang. Bukan palsu + mentah.
Buah yang murni + matang terasa segar dan nikmat. Sebaliknya buah palsu + mentah tak berasa atau hambar dan kecut.
Buah mana yang akan kita persembahkan kepada Tuhan?
Keinginan dan harapan kita dalam hidup ini adalah apa yang disebut sebagai nikmat. Tentu ini wajar. Akan tetapi yang menarik bagi Tuhan dari hidup kita adalah iman yang bertumbuh.
Dengan kuat kuasa dan tuntunan Roh Kudus, mari kita mendudukkan dan memahami dengan benar makna dan hakekat setiap ujian derita yang diijinkan Allah terjadi atas hidup kita. Apabila kita memahami ini dan dengan sikap terbuka dan lapang hati menerimanya, maka berbahagialah kita. Akan berujung kemuliaan dan kehormatan.
Daniel 12:10
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Teriring salam dan doa dalam kasih-Nya,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |



