Tomas Mewakili Banyak Orang yang Tidak Percaya Kebangkitan Kristus

Viewed : 442 views

Yohanes 20:25
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”

Awalnya Tomas tidak percaya bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Padahal murid-murid yang lain sudah menginformasikan banwa mereka sudah melihat
Yesus yang telah bangkit. Tomas mengatakan dia butuh bukti. Tomas ingin melihat bekas salib itu dalam diri Yesus. Tomas butuh bukti dan tanda.

Walau Yesus berulangkali mengatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Dia akan bangkit pada hari ketiga, namun Tomas tidak percaya..

Meski Tuhan Yesus banyak membuat tanda ajaib, bahkan membangkitkan orang mati, tetapi begitu kerasnya Tomas mengatakan ketidakpercayaannya akan kebangkitan Kristus dengan mengatakan, “… … sekali-kali aku tidak akan percaya.”

Tomas mewakili banyak orang yang tidak percaya akan kebangkitan Kristus. Banyak orang yang merasa perlu atau menuntut bukti akan kebangkitan-Nya. Hal ini memang karena secara alami tidak mungkin atau mustahil orang yang sudah meninggal bangkit dari kematiannya.

Tetapi kita melihat bahwa pada akhirnya Tomas percaya setelah Yesus menunjukkan bukti dalam diri-Nya akan penyaliban-Nya.

Kita perlu terus-menerus diingatkan akan kebangkitan Yesus, sebab itu adalah salah satu bagian terpenting dalam iman kita, bahwa sungguh Kristus telah mati disalibkan dan Dia telah bangkit.

Kebangkitan Kristus tidak hanya menjadi sekedar perayaan dan keyakinan formal kita, tetapi kebangkitan-Nya membangkitkan semangat kita untuk tetap taat serta setia dan taat melakukan firman-Nya.

Selamat bekerja
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Allah Bapa senantiasa memberkati dan menyertai kita. Berharap kita sehat-sehat semua dalam perlindungan dan kasih Tuhan Yesus. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments