Anugerah Pekerjaan Dari Tuhan

Viewed : 491 views

1 Tesalonika 4:11
Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan.

Ada seorang bapak berusia lanjut yang tetap ceria dan semangat hidup meskipun pekerjaannya hanyalah pemulung sampah dari beberapa tempat sampah ke tempat sampah lain.

Setiap hari dia merasakan aroma tak sedap dari berbagai jenis sampah yang disentuhnya. Namun demikian dia tak pernah mengeluh walau penghasilannya sangat minim. Di jalan yang agak sempit, sering ada beberapa pengendara mobil atau sepeda motor yang tak sabar membunyikan klakson. Bapak itu menoleh ke kendaraan tersebut dengan senyuman dan berusaha minggir agar kendaraan yang tak sabaran tadi bisa lewat.

Raut wajahnya tak pernah kelihatan cemberut meski ada orang lain yang kurang sopan terhadapnya. Dalam hatinya, dia mananamkan rasa hormat terhadap setiap manusia di jalan.

Itulah sebabnya dia tidak penah marah dan selalu saja berusaha bersikap sebaik mungkin kepada semua orang. Dia bersyukur karena masih memiliki kekuatan dan dapat bergerak melakukan pekerjaannya dengan mengakses rejeki dari tempat sampah.

Seberapa besar dan seberapa jauh kesungguhan kita terhadap pekerjaan?

Berdasarkan apa kita mencintai pekerjaan?, apakah karena gaji / hasil yang besar atau karena berdampak positif dan membawa manfaat dan berguna bagi orang lain?

Mungkin beragam dan kita berbeda pendapat dalam memandang pekerjaan. Tetapi satu hal yang pasti bahwa apapun pekerjaan kita asalkan halal dan benar, maka semua baik dan semua itu anugerah Tuhan.

Adalah anugerah bila Tuhan masih memberi kekuatan bagi kita untuk bekerja dan itu harus disyukuri. Karena itu bekerjalah dengan bersungguh-sungguh.

Janganlah menilai pekerjaan dengan hanya melihat berapa upahnya saja. Mari kita mrmiliki jiwa pengabdian dalam bekerja. Bekerja dengan sungguh-sungguh adalah salah satu wujud penghormatan kita kepada Tuhan.

Tuhan memberkati dan senantiasa meneyertai kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments