Panggilan & Tujuan Hidup Kita

Viewed : 38 views

Filipi 3:13-14
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Di dalam ayat di atas ada dua kata penting yatu: berlari dan tujuan.

Rasul Paulus katakan dia berlari ke tujuan. Paulus mengerti tujuannya dan ke sanalah dia arahkan dirinya untuk berlari.

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita mengerti tujuan kita ke mana?
Apakah kita berlari ke tujuan itu?

Ada 4 kemungkinan:

  1. Mengerti tujuan dan berlari ke situ.
    Ini namanya bijak.
    Mari kita seperti itu!
  2. Mengerti tujuan, tetapi tidak lari ke sana; pelan-pelan saja.
    Ini namanya malas.
    Janganlah kita seperti itu!

            3.Tidak mengerti tujuan, tetapi berlari.
                Ini namanya musafir. Atau mungkin pelarian.
                Apakah kita menjadi musafir dan hidup dalam pelarian?
                Jangan! Itu buang tenaga dan melelahkan. Buang energi.

  1. Tidak mengerti tujuan dan tidak berlari.
    Ini namanya bodoh.
    Orang normal tidak mau menjadi bodoh. Tidak mau disebut bodoh. Tapi kenyataannya orang banyak bertindak bodoh. Banyak orang melakukan kebodohan. Terjadilah pembodohan.
    Janganlah kita seperti itu!

Di dalam tuntunan-Nya, marilah kita teladani Rasul Paulus. Hendaklah kita berada dalam katagori nomor 1. Kita memahami panggilan dan tujuan hidup kita dan tempuhlah… berlarilah ke sana. Kita menuju sasaran hidup.
S e m o g a ! !

Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Tuhan menuntun kita berlari ke tujuan hidup hingga TITIK FINISH. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments