Persembahkanlah Hidup Kepada-Nya Sesuai Panggilan Kita

Viewed : 309 views

Lukas 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Dalam banyak diskusi, orang kerap bertanya:
•⁠ ⁠Mengapa Yesus harus datang ke dunia untuk menebus manusia?
•⁠ ⁠Bukankah Allah Maha Kuasa, sehingga Dia sanggup menyelamatkan manusia dengan mudah seperti membalikkan tangan?

Jawabannya mungkin membutuhkan penjelasan panjang. Yang jelas kita punya hutang besar. Kita memiliki hutang nyawa, sehingga bayarannya juga adalah nyawa. Hutang itu tebusannya adalah nyawa dari PRIBADI yang tak bercacat… itulah Kristus.

Demi kita, Yesus meninggalkan Takhta-Nya di Surga Mulia. Kristus datang ke dunia untuk kita; agar kita hidup.

Demi dan untuk kita ada?
Demi untuk apa kita hidup?

Sangat beragam orang menjawab pertanyaan ini. Tentu kita bebas menjawab. Bahkan mungkin juga ada yang menganggap pertanyaan ini abaikan sajalah. Tak perlu ditanya dan tak perlu dijawab. Jalani saja hidup ini mengalir seperti air.

Yang jelas, umumnya manusia ingin berlama-lama hidup. Tentu hal ini adalah wajar. Hanya saja apa alasan kita ingin panjang usia? Apakah kita mau hidup demi Dia?

Bila ada sesuatu yang mungkin sangat berharga bagi kita, tetapi Dia mau kita persembahkan itu kepada-Nya; bersediakah kita?

Tuhan tidak meminta lebih dari apa yang kita mampu, namun alangkah indahnya jika ada kerinduan kita untuk memberi apa yang terbaik bagi Tuhan. Mempersembahkan hidup kepada-Nya sesuai panggilan kita yang tentu berbeda-beda.

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Mari kita merenungkan kembali apa kata Tuhan Yesus; agar kita ikut Dia, menyangkal diri, dan memikul salib.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments