Dia Tetap Setia, Karena Dia Tidak Dapat Menyangkal Diri-Nya

Viewed : 775 views

Ibrani 10:23 
“Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia”

Kesetiaan yang sempurna adalah kesetiaan Allah. Pernyataan yang sangat menakjubkan adalah apa yang tertulis di dalam Alkitab tentang kesetiaan-Nya,

Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.” (2 Timotius 2:13)

Kesetiaan-Nya tidak bergantung kepada siapapun dan kepada apapun. Allah setia karena itulah sifat-Nya yang agung dan mulia.

Meski manusia telah memberontak kepada Tuhan, tetapi karena kesetiaan-Nya, Dia memenuhi janji-Nya untuk datang ke dunia menyelamatkan manusia.

Umat Israel pasang-surut dalam ketaatannya kepada Tuhan, bahkan bangsa ini dijuluki sebagai bangsa tegar tengkuk dan keturunan ular beludak.

Yesaya 48:4
Oleh karena Aku tahu, bahwa engkau tegar tengkuk, keras kepala dan berkepala batu

Matius 12:34
Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.

Meskipun umat Israel dalam banyak hal tidak setia kepada Tuhan, namun sebagai bangsa pilihan Tuhan, bangsa lsrael tetap dipelihara Tuhan. Semua itu karena Dia setia terhadap janji-Nya kepada leluhur bangsa Israel.

Bagi kita, hendaklah kesetian Allah terhadap janji-Nya menjadi inspirasi dan pendorong serta memberi semangat bagi kita untuk tetap setia.

Standar dan ukuran seberapa besar kasih kita kepada Allah akan terlihat dalam kesetiaan kita kepada-Nya. Nampak dalam ketaatan kita mendengarkan dan melakukan firman-Nya.

Berdasarkan keyakinan akan kesetiaan Allah, kita yakin tanpa ragu menjalani hidup ini dengan damai dan teguh hati. Kesetiaan Tuhan tetap menjadi andalan dan sumber pengharapan kita.

Selamat beraktivitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments