Yusuf Menjadi Contoh & Teladan Bagi Kita

Viewed : 419 views

Kejadian 39:3-4
Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.

Dari teks ayat di atas, kita mungkin bertanya bagaimana caranya sehingga Potifar melihat dan tahu bahwa Tuhan menyertai Yusuf dalam semua tugas yang diberikan kepadanya dapat dilakukan dengan baik?

Karena Yusuf tinggal bersama Potifar, setiap hari Yusuf berada di dalam pengamatan Potifar. Keseharian Yusuf transparan terlihat dengan jelas oleh Potifar.

Sejak Yusuf dijual kepada Potifar, kehidupan Yusuf diamati dan diawasi dengan ketat. Apalagi Yusuf orang asing di rumah Potifar. Tidak mudah tentunya bagi Yusuf beradaptasi.

Kebaikan, kesetiaan, dan keyakinan Yusuf kepada Tuhan tampak mengalir dan alami dalam pribadinya. Hal ini menarik bagi Potifar.

Potifar melihat Yusuf menyembah Tuhan. Sebagaimana Yakub, ayahnya, mengajar takut akan Tuhan; terus menjadi sesuatu yang utama dalam hidup Yusuf.

Potifar melihat Yusuf dapat dipercaya, dan ini membuat Yusuf diberi tanggung jawab yang besar. Ini suatu prestasi Yusuf dan penghargaan tinggi kepadanya.

Yusuf yang hidup takut akan Tuhan menjadi contoh dan teladan bagi kita.

Meski kita biasa-biasa saja, tidak ada masalah. Yang penting bagaimana hidup kita yang takut akan Tuhan dapat nyata dilihat orang dan menjadi menarik bagi orang. Walau tidak ada imbalannya atas hidup kita yang takut akan Tuhan, atau sebagian mungkin menunjukkan sikap tidak setuju akan iman kita, inipun tidak masalah.

Yang penting bagi kita adalah apa kata-Nya kepada kita. Turuti dan taatlah kepada firman-Nya apapun konsekuensinya. Mungkin kita tidak dihargai, mungkin tidak ada respons orang, atau boleh jadi kita tidak diminati orang sebagai murid Yesus… terus saja jalan! Yang penting perhatian Tuhan mengarah kepada kita. Itu lebih dari cukup!

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani. .

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments