Kuasai Diri & Tekunlah Berdoa

Viewed : 456 views

1 Petrus 4:7
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

Waktu berjalan bukan hanya sekedar cepat, tapi serasa ngebut. Karena itu mungkin ada banyak orang jadi gelisah, apalagi bila merasa hidupnya begitu-begitu saja dari hari ke hari.

Kegelisahan disebabkan banyaknya tanda tanya “mengapa” dalam diri seseorang;
•⁠ ⁠Mengapa capaian belum juga memuaskan sesuai apa yang ingin dicapai?
•⁠ ⁠Mengapa hidup rasanya statis tak bergerak begini terus?
•⁠ ⁠Mengapa tertinggal dari orang lain, padahal sudah habis-habisan berusaha?
•⁠ ⁠Mengapa orang lain lebih baik, padahal sudah bekerja lebih keras?
•⁠ ⁠Mengapa … …?

Dibutuhkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Tetapi terasa tidak ada yang mampu menjawabnya dengan baik. Tidak memuaskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Bagi kita, mari sejenak merenungkan nasihat Petrus agar kita dapat menguasai diri. Kita diingatkan agar menjadi tenang. Tak perlu gelisah. Kita diajak untuk menguasai diri dan tekun berdoa.

Hati tenang membuat kita dapat berdoa. Dengan berdoa hati kita semakin ditenangkan. Teruslah seperti itu bagaikan bola salju… semakin lama bergulir menjadi lebih besar. Bergulir tanpa henti.

Jalani hidup yang sebentar ini dengan damai dan bahagia. Nikmati apa yang Tuhan beri sebagai bagian kita.

Hidup bahagia tidak ditentukan seberapa besar dan seberapa banyak kita merasa memiliki, tetapi sejauh mana kita dapat menguasai diri dan seberapa intens kita berdoa mendekatkan diri kepada Allah Bapa yang penuh kasih.

Mari melakukan seluruh tanggung jawab kita sebaik mungkin apa yang bisa dilakukan. Lakukan dengan hati… dengan doa… dengan semangat… dengan setia… dengan penyertaan Tuhan.

Selamat belajar.
Selamat beraktivitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani

Tuhan Yesus menyertai dan menolong serta memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments