Hidup Kita Berlanjut Dalam Keabadian

Viewed : 412 views

1 Korintus 15:19
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

Setiap hari kita bekerja dan berjuang dengan harapan agar hidup menjadi lebih baik. Haruslah demikian. Haruslah cita-cita tetap terpelihara. Upayakan serta buatlah jalannya.

Tetapi itu sajakah?

Rasul Paulus katakan bahwa jika dalam hidup sementara ini saja kita berharap… kita ingin menikmati dunia ini saja sepuasnya tanpa pernah berpikir setelah kontrak hidup ini habis, maka kita adalah orang yang paling malang.

Jika kita berharap dan berjuang sekedar menikmati dunia ini, maka secara prinsip apa bedanya kita dengan mahluk hidup lain? Bukankah mereka berjuang juga sama seperti kita? Merekapun minum dan makan. Setelah itu selesai.

Oleh sebab itu mari kita berjuang dengan gigih untuk cita-cita tinggi. Akan tetapi jangan lupa memikirkan hal-hal yang kekal. Hidup kita tidak stop di bumi ini saja, namun berlanjut dalam keabadian. Itulah mestinya yang ada dalam hati dan pikiran kita. Biarlah 1 Korintus 15:19 mengingatkan kita terus akan hal ini.

Selamat belajar.
Selamat bekerja
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 4 on Meta AI

Comments

comments