Jika Engkau Adalah Raja Orang Yahudi, Selamatkanlah Diri-Mu!

Viewed : 362 views

Lukas 23:35-37
Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: “Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah.”
Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya dan berkata: “Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!”

Seandainya ada orang merasakan kesakitan karena jatuh… tubuhnya berdarah-darah, namun orang-orang bukannya menolong, tapi mereka menyoraki dan mengejek, bagaimana perasaan orang itu? Apa yang akan dilakukannya?

Mungkin keluar emosi negatif dan kemarahannya meluap. Jika tidak mampu melawan, mungkin ia berkata, “Tunggu aja pembalasanku.” Dendam muncul.

Dalam peristiwa penyaliban Yesus, saat Tuhan Yesus digantung di kayu salib dengan kesakitan luar biasa dan perih,  orang-orang mengejek-Nya. Semua kalangan, mulai dari para pemimpin hingga masyarakat bawah semua menghina Yesus.

Para prajurit mengolok-olok Dia. Orang-orang seakan melampiaskan ketidakpercayaannya kepada Yesus dengan ucapan kasar. KEMESIASAN Yesus ditolak mereka.

Melihat itu, apa yang dikatakan Yesus?
Marahkah Dia?
Dendamkah Dia?
Apakah kata-kata-Nya menyakitkan?
Tidak!

Tuhan Yesus dalam pengampunan-Nya yang sempurna berkata, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Lukas 23:34a).

Perkataan Tuhan Yesus merupakan ucapan MESIAS. Ucapan yang menyejukkan. Seruan panggilan untuk kita.

Pelanggaran kitalah yang membuat Yesus sengsara. Disa-dosa kita yang membuat Dia menderita. Meskipun demikian, Tuhan Yesus mengasihi kita. Dia memberi ampun sepenuhnya.

Sebab itu mari kita menerima pengampunan-Nya. Oleh kematian Yesus kita hidup. Oleh kasih-Nya kita selamat.

Cukuplah orang-orang di sekitar penyaliban Yesus yang menghina Dia. Saat inipun banyak orang mengolok-olok Dia. Namun bagi kita, kita membuka hati dan menerima Dia sehingga genaplah ucapan Yesus… kita diampuni.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Tuhan Yesus mengampuni kita dari segala dosa-dosa kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 4 on Meta AI

Comments

comments