459. Pagar Makan Tanaman

Viewed : 370 views

Trailer Kejadian 6:1-4 tampak singkat, hanya ada empat ayat, akan tetapi tidak kebetulan ada dalam Alkitab. Peristiwa yang dinarasikan telah membawa dampak besar pada adat istiadat hingga peradaban sesat. Pengaruhnya sejak era nabi Nuh hingga sejarah tamat.

Konon, jika ditanya umat Yahudi yang hidup di second temple period (500 BC-70 AD) atau juga dikenal sebagai intertestamental Period, mengapakah dunia ini begitu aburadul? Pandangan mereka sangat berbeda dibandingkan kebanyakan umat Kristen!

Kebanyakan umat akan merespon dengan mengacu kepada the first rebellion, kisah kejatuhan manusia pertama di dalam Kejadian 3 sebagai dalangnya. Namun, respon berbeda akan didapat dari umat Yahudi yang hidup di second temple period.

The second rebellion dalam peristiwa Kejadian 6 itulah penyebab kacaubalaunya moralitas. Betul! Kejadian 3 sebagai awal kisah dosa masuk ke dalam dunia. Namun, malaikat-malaikat yang tidak taat-lah sebagai biangkeladi berkembang liar tak terkendalinya kejahatan di seluruh muka bumi dari dahulu hingga kini bahkan sampai nanti.

Akibat ketidaktaatan malaikat tersebut begitu dahsyat. Demikian hebatnya, sehingga Sang Maha Kuasa pun dapat dibuatnya seakan-akan putus asa menciptakan manusia (Kejadian 6:5,6)! Demikian morat-maritnya sehingga memunahkan peradaban serta memulai lagi dengan yang baru menjadi satu-satunya jalan (Kejadian 6:5,7)! Bayangkan, Sang Pencipta hampir-hampir saja melenyapkan keberadaan seluruh peradaban manusia!

Tetapi, siapakah sebenarnya anak-anak Allah dalam trailer Kejadian 6? Baik 2 Petrus 2:4-5 maupun Yudas 1:6 memberi indikasi yang kuat bahwa anak-anak Allah itu adalah makhluk supernatural, non-fisik, yaitu malaikat yang memberontak!

Jika, si ular dalam Kejadian 3:1 bukanlah ular biasa, melainkan makhluk dari alam lain. Malaikat dengan status sebagai kerub, penjaga tahta YHWH (Yehezkiel 28:14 AYT). Lalu, bagaimana dengan status malaikat yang tidak taat itu?

Tidak ada penjelasan status maupun siapa malaikat ini! Di bagian lain Alkitab pun tidak ditemukan info mengenai kedudukannya. Siapakah gerombolan pemberontak dalam Kejadian 6:1-4, anak-anak Allah yang mbalelo?

Narasi the second rebellion dikisahkan ulang dengan lebih panjang lebar dalam 1 Enoch. Dalam kitab Enoch, istilah malaikat-malaikat itu digunakan dengan istilah lain, yaitu watchers, para penjaga. Istilah yang menunjuk kepada status maupun tugas mereka.

“…katakan kepada Watchers surga yang telah meninggalkan tempat tinggi surgawi dan tempat kekal mereka, serta telah mencemarkan diri mereka dengan perempuan, dan melakukan seperti yang dilakukan manusia, mengambil istri bagi diri mereka, dan membuat diri mereka terkutuk di bumi.” (1 Henokh 12:4, sila klik link di bawah untuk penjelasan singkat kitab Enoch)

Istilah watcher untuk malaikat, seperti yang terdapat dalam 1 Henokh, hanya ditemukan dalam Kitab Daniel pasal 4, dan tidak muncul di bagian lain dalam Alkitab. Kata watcher dalam bahasa Inggris diterjemahkan dari kata Aram, עִיר (ʿîr), yang berarti penjaga. Ini menunjukkan kuatnya korelasi Kejadian 6:1-4 dengan budaya Mesopotamia.

Kitab Daniel sendiri ditulis pada perioda kerajaan Babel (Daniel 1:1-7), yang tentu sekaligus menjadi latarbelakang budaya dan sejarah dari istilah ini. Korelasi tersebut diperkuat dengan fakta bahwa Kitab Daniel ditulis sebagian dalam bahasa Ibrani dan sebagian dalam bahasa Aram.

“…dan tampaklah seorang penjaga [watcher], seorang yang kudus, turun dari langit.” (Daniel 4:13)

Apakah ini berarti gerombolan malaikat itu yang seharusnya berfungsi untuk menjaga, mengawasi, dan melindungi manusia justru tergoda dan akhirnya bak pagar makan tanaman?

Dari ke 4 ayat dalam Kejadian 6 itu, Alkitab membentangkan alasan bukan saja pemunahan peradaban di era Nuh, namun juga penyebab porakporandanya moral. Jangan terkejut, jika kemajuan peradaban dan suasana kebatinan sejarah semakin ke sini semakin menentang keberadaan YHWH! (nsm)

NSM adalah seorang awam yang bak musafir yang senantiasa merindukan Air Hidup di padang pasir nan tandus walau hanya setetes.


Telah terbit buku “Misteri Romantika Ilahi“,”Divine Love Story” dan “The Great Dance of Divine Love” karya NSM

Comments

comments