Belajarlah Tanggap Terhadap Sekeliling

Viewed : 276 views

Filipi 2:4
dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Dalam perannya ada seorang pelawak memiliki watak hanya bisa mendengar dan memahami jika yang dibicarakan soal uang. Apabila bukan masalah uang yang dibicarakan, dia tidak mendengar meskipun orang yang berbicara suaranya keras. Selalu saja tidak nyambung, apalagi dia diuntungkan di situ, maka pembicaraan sangat nyambung, walau suara dibuat perlahan. Bahkan bisik-bisik orangpun dia paham.

Dalam beberapa hal ada orang berwatak seperti pelawak itu. Hanya peka terhadap apa yang dia butuh dan apa yang dia mau. Jika pembicaraan tidak ada sangkut pautnya dengan dia, maka dia tidak berespons apa-apa… berdiam diri dan tidak bereaksi. Tidak peka dengan suasana dan keadaan orang-orang di sekitar.

Rasul Paulus mengingatkan agar kita belajar tanggap terhadap sekeliling dan berperan untuk sedapat mungkin berbuat sesuatu sehingga ada artinya kehadiran kita.

Mari kita terus belajar untuk dapat menjadi berkat dan memberkati walaupun mungkin dalam hal-hal kecil saja yang kita bisa.

Berikanlah apa yang dapat kita beri sesuai kapasitas dan kemampuan yang Tuhan percayakan. Tidak harus materi, tapi juga mungkin berupa perhatian, doa, perkataan membangun, tegur sapa yang baik, motivasi yang membangkitkan semangat, dan sebagainya.

Selamat bekerja.
Selama beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 3.2 on Meta AI

Comments

comments