Aku Bukan Petinju yang Sembarangan Saja Memukul

Viewed : 407 views

1 Korintus 9:26
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.

Seorang olahragawan, misalkan petinju profesional, ketika berlatih, dia akan serius. Apalagi ketika bertanding, dia akan fokus memukul lawannya agar sasaran tepat.

Jika ia memukul sembarangan, maka sasaran tidak kena dan poinnya rendah, bahkan tidak beroleh nilai sama sekali. Apalagi salah pukul, ia dapat peringatan dari wasit.

Rasul Paulus mengumpamakan dirinya sebagai seorang petinju berlaga di area pertandingan. Dia tetap berusaha fokus dengan pukulan telak dan efektif. Dengan cara seperti itu, ia akan dapat menang. Gelar juara diperoleh.

Biarlah kita juga memiliki metafora seorang petinju yang sedang berlaga di gelanggang pertandingan. Kita sedang berlaga dengan masalah serta pergumulan kita. Kita sedang memukul musuh kita, yaitu: iblis, kedagingan, dan pengaruh buruk dari luar terhadap diri kita.

Musuh kita bukanlah manusia, namun sesuatu yang lebih kuat. Karena itu kita harus memakai kekuatan dari Tuhan untuk memukul musuh-musuh tersebut sehingga kita akan menang dan menjadi juara.

Perkuatlah fisik, terlebih rohani kita di dalam Yesus, agar kita dimampukan menang dalam semua sisi hidup kita, dimana kita seharusnya menang.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments