Kesan Hidup Orang Tentang Kita

Viewed : 477 views

Amsal 15:10
Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati.

Ketika ada yang kita kenal mendahului kita telah menghadap Tuhan, sering akan ada kesan-kesan tertentu yang membekas di hati terhadap dia. Ada kenangan yang diungkapkan jika kita diminta bercerita dan berbicara tentang dia yang telah mendahului.

Tanpa kecuali, kitapun akan seperti itu. Akan disampaikan orang-orang, terlebih teman dekat kesan-kesannya terhadap kita jika kita telah pergi ke SANA.

Apa kira-kira isi kesan orang terhadap kita pada saat itu?

Tentu kita tidak tahu.
Namun semuanya itu adalah merupakan buku kehidupan kita yang akan diungkapkan orang.

Kesan hidup orang tentang kita adalah bagaikan daftar isi kehidupan kita. Kesan tersebut akan menjadi bermakna dan memiliki arti bila itu menjadi pesan hidup. Pesan adalah sesuatu yang mendorong orang untuk melakukan yang baik yang seharusnya dilakukan.

Untuk membuat hidup kita menjadi kesan dan pesan yang baik, maka isilah lembaran hidup ini dengan kebenaran. Isilah hidup kita dengan kesaksian hidup yang baik. Isilah dengan karya yang ada manfaatnya untuk orang banyak. Menjadi teladan walaupun dalam hal-hal sederhana.

Untuk itu, kita perlu disiplin dan didikan keras. Kita perlu mendengar teguran. Amsal mengatakan, “… … dan siapa benci kepada teguran akan mati”, artinya orang yang tidak rela dididik firman Tuhan dan tidak mengindahkan teguran-Nya… akan pergi tanpa kesan dan tanpa pesan yang berguna.

Karena itu mari kita melihat dan periksa kembali lembaran isi buku hidup kita dengan seksama…
•⁠ ⁠Apakah jelas tujuannya?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus dicoret?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus dibold dan digarisbawahi?
•⁠ ⁠Apakah ada yang perlu diberi warna khusus?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus dikurangi?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus dipertegas?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus ditambahkan?
•⁠ ⁠Apakah ada yang harus diberi tanda seru?
•⁠ ⁠Apakah yada yang harus diberi tanda tanya?
•⁠ ⁠Alakah ada yang harus di… … …?
•⁠ ⁠Apakah kesimpulannya benar sesuai tujuan?

Kalau ada yang harus diedit ulang sebelum buku hidup kita dijilid dan dinyatakan selesai, sebelum diperiksa oleh-Nya ketika Dia datang… lakukanlah!

Apakah buku hidup kita tebal atau tipis, singkat atau panjang… tak persoalan. Yang penting, kiranya ada kesan dan pesan di dalamnya walau sederhana.
S E M O G A !

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments