Hidup Sebagai Orang Kepercayaan Allah

Viewed : 584 views

2 Korintus 5:18
Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.

Menjadi keperayaan adalah suatu penghargaan. Bayangkan kalau kita menjadi kepercayaan orang penting, betapa megahnya itu. Status kita naik rasanya.

Paulus mengatakan bahwa dia adalah seorang kepercayaan Allah. Betapa mulianya hal itu, walaupun memang ada harga yang harus dibayar sebagai seorang yang dipercayakan Allah.

Sesungguhnya kita juga adalah termasuk orang yang menjadi kepercayaan Allah. Status kita bukan hanya naik, tapi sungguh luar biasa sebab memang kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah.
Puji Tuhan!

Siapakah kita ini sehingga kita dilayakkan dan dipilih menjadi bagian dari orang-orang kepercayaan Allah?
• Adakah kita telah berjasa?
• Apakah kita lebih baik dari orang lain?
• Apakah karena kita cerdas?

Jawabannya tentu saja tidak. Sesungguhnya kita tidak layak kalau kita tahu siapa kita.

Kita dipercaya karena anugerah. Karena belas kasihan Allah kita dilayakkan. Karena Dia Maha Baik. Semua karena Dia.

Sebab itu marilah kita berterima kasih dan bersyukur karena kita telah dipilih menjadi kepercayaan Allah meski kita tidak layak, dan walau ada harga yang harus siap kita bayar.

Marilah kita hidup sebagai orang kepercayaan Allah membawa kabar baik dengan hidup melayani. Biarlah banyak orang diperdamaikan dengan Allah melalui hidup kita. Kita dipercaya untuk itu.
Terpujilah Kristus.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan berkati. Amin.

Salam dan doa.
Alamta Singarimbun-Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Comments

comments