Kesetiaan Rut Kepada Naomi

Viewed : 796 views

Rut 1:16
Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku

Rut setia menemani ibu mertuanya. Padahal mertuanya itu menyuruh Rut untuk berpisah saja. Tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari Naomi.

Kekuatan apa yang membuat Rut tetap setia?

Secara iman kita dapat berkata bahwa memang itu ketetapan dari Tuhan. Tuhan yang menggerakkan hati Rut untuk tetap setia mendampingi Naomi. Namun boleh dikatakan bahwa belas kasih Rut yang membuat ia tetap setia bersama Naomi
Atau mungkin ada lagi hal lain yang menyebabkan Rut tetap setia bersama Naomi menurut kita?

Apapun alasannya, yang jelas Rut luar biasa. Ini teladan bagi kita. Dalam kehidupan keseharian, ada banyak kasus dimana begitu sulit menjalin keharmonisan antara seorang wanita dengan ibu mertuanya, tapi Rut dan Naomi beda. Jadi pastilah karakter Rut hebat. Naomi juga hebat. Sama hebatnya mereka berdua.

Jika kita melanjutkan pembacaan kitab Rut, ia akhirnya secara luar biasa diberkati Tuhan menjadi seorang ibu yang hebat pula. Pernikahannya dengan Boas melahirkan Obed. Obed ayah dari Isai. Isai ayah dari raja Daud. Daud adalah cicit dari Rut.

Rut 4:17
Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: “Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki”; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Hidup Rut menakjubkan. Dari keturunannya lahir raja Daud. Lebih ajaib lagi dari keturunan Rut lahir Raja di atas segala raja… Yesus Kristus Sang Mesias.

Kisah hidup Rut bercerita dan mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kesetiaan… setia kawan… setia melakukan apa yang baik… setia kepada janji… setia kepada Tuhan.

Rut tidak tahu apa upahnya ketika dia setia kepada ibu mertuanya. Yang penting bagi dia tetap setia, dia jalani itu dengan tulus.

Bagi kita, walau kita tidak memahami ke mana ujungnya kesetiaan kita, tidak apa-apa… tak perlu dipikirkan! Tuhan yang memimpin kita dalam kesetiaan. Yang penting marilah tetap setia!, terlebih setia kepada Yesus Tuhan kita.

Selamat beraktivitas
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus Yang Maha Setia menyertai dan memberkati kita senantiasa kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments