Yesaya 26:3-4
Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.
Ada seorang bermimpi mendapat uang banyak sekali. Perasaannya sangat senang. Lantas tiba-tiba saja alarm HPnya berbunyi dan dia terbangun menemukan dirinya tidak dapat apa-apa. Orang itu merasa sedih.
Untuk menghibur diri, dia mencoba tidur lagi dengan harapan mendapat mimpi yang sama, bahkan ingin dapat tambahan permata indah. Tapi mimpi seperti itu tidak muncul lagi. Malah dalam mimpi dia dikejar oleh polisi. Dia terbangun dengan rasa takut. Akhirnya dia putuskan bangun saja untuk melakukan aktivitas ringan.
Mimpi baik dan mimpi buruk bisa saja datang ketika tidur. Tapi yang jelas ada saatnya kita harus bangun dan mimpi itu akan berakhir.
Mimpi sering hanyalah meninggalkan kesan saja, atau mungkin pula kita mendapat pelajaran dan hikmat di dalamnya. Boleh juga tak berarti apa-apa. Bergantung kita bagaimana memandangnya.
Hidup kita inipun hanyalah seakan mimpi saja. Semua sementara saja bagaikan mimpi. Durasinya bisa singkat dan bisa panjang. Ada banyak kesan, kenangan, pelajaran dan hikmat di waktu lalu. Dan ada impian untuk hari depan yang hendak diwujudkan.
Dalam semua itu, mari kita memutuskan untuk mendekat kepada Tuhan. Kita bersyukur atas semua hal yang telah terjadi atas hidup kita, baik suka dan duka, sedih dan gembira, rugi dan untung. Dalam semuanya terpujilah Tuhan.
Sesungguhnya TUHAN BAIK. Hanya kitalah yang sering masih kurang merespons kasih Allah sebagaimana seharusnya.
Mari merenungkan kebaikan Tuhan. Mari memperbaharui penyerahan hidup kita. Mari berkomitmen untuk hidup bermakna. Hidup melayani. Lebih baik dan lebih sungguh serta lebih semangat bersama Tuhan. Kita memiliki pegangan kokoh dan kuat yaitu Tuhan Yesus Kristus.
Mari kita tetap setia kepada Allah. Tekun mendengar firman-Nya. Taat kepada kehendak-Nya. Percaya kepada janji-Nya.
Mintalah agar Tuhan menjaga hati kita dengan damai sejahtera. Kepada Dia kita percaya selama-lamanya. TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal sebagai tempat kita bernaung.
Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




