Roma 10:4
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
Apabila kita mencoba menilai diri kita di hadapan Tuhan sehubungan dengan ketaatan kita sebagai dasar keselamatan, layakkah kita di hadapan-Nya? Dari skala 0 – 10, berapa kira-kira nilai kita?
Setelah dihitung-hitung, berapa nilai rata-rata kita, luluskah kita? Mungkin kita merasa lulus dengan nilai pas-pasan… itu pendapat kita. Melihat itu bisa jadi kita takut dan gelisah. Bagaimana seandainya nanti perkiraan kita itu meleset?
Namun kita tahu dan sadar bahwa tuntutan Allah sempurna, sebagaimana Allah sempurna adanya. Dapat 10,0 baru lulus. Sanggupkah kita?
Kabar baik bagi kita adalah bahwa anugerah Allah dalam Yesus Kristus sebagai jalan keselamatan. Kita dibenarkan oleh kasih karunia. Kita lahir baru dengan menerima Kristus secara pribadi. Hanya itulah jalannya bagi kita.
“Puji Tuhan”
Sekarang, bagi kita yang telah diselamatkan, mari kita semakin mengenal Dia dengan cara bertumbuh di dalam Yesus.
Mari kita melayani Yesus. Kita belajar taat kepada apa kata Yesus. Kita menyenangkan hati Yesus. Serahkan hidup ini sepenuhnya kepada Kristus.
Bila dilihat hukum-hukum dan aturan-aturan yang diminta Tuhan dalam Taurat, maka sesungguhnya tidak mungkin diikuti sepenuhnya. Sungguh berat sekali. Tidak ada manusia mampu. Itulah sebabnya mengapa Yesus datang, agar kita selamat.
Syukur dan Puji Tuhan. Tuhan Yesus telah lahir. Dia telah datang. Yesus telah memenuhi dan menggenapi Hukum Taurat secara sempurna. Oleh penggenapan yang Yesus lakukan, kita dibenarkan dan diselamatkan.
Puji Tuhan.
Roma 10:9-10
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Keselamatan adalah harta termahal kita. Sebab itu:
● Jangan tukarkan !
● Jangan tinggalkan !
Berita keselamatan harus kita wartakan dan sebarkan melalui perbuatan dalam kesaksian hidup yang baik dan secara verbal berkata-kata.
Katakanlah siapa Yesus. Orang percaya atau tidak percaya itu urusan mereka dengan Tuhan, urusan kita adalah memberitakan Injil.
Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




