Galatia 2:20
Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Jika kita merasa bahwa hidup kita adalah untuk kita saja, maka kita akan hidup menurut selera kita. Kita hidup suka-suka. Berjuang untuk diri sendiri. Standar hidup akan datar saja. Tujuan hidup kita tidak fokus.
Apabila kita sadar bahwa hidup kita adalah bukan untuk kita saja, maka hal itu akan merubah sikap dan pandangan kita.
Rasul Paulus mengatakan bahwa hidupnya adalah untuk Kristus. Kristus yang hidup di dalam Paulus. Hal itulah yang membuat cara hidupnya berbeda. Tujuan hidupnya berbeda.
Mari kita semua meyakini bahwa hidup kita untuk Kristus. Biarlah Kristus terus merubah sikap hidup kita. Kita terus berproses menjadi semakin serupa Dia.
Mari kita pelajari, kita hafalkan, kita renungkan dan kita hidupi Galatia 2:20. Setiap situasi hidup kita dikendalikan oleh Yesus, sebab Dia hidup di dalam kita.
Semoga !
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memimpin hidup kita.. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator




