Mazmur 118:5
Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN. TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan.
Kita semua pasti memiliki beban dan pergumulan hidup. Hanya berbeda bentuknya. Berbeda penyebabnya. Juga berbeda cara kita mengatasinya. Ada yang berusaha menghindar. Ada yang terhanyut dalam masalahnya. Yang tepat adalah menghadapinya; tidak melarikan diri.
Berbagai bentuk masalah; masalah ekonomi, keuangan, penyakit, usaha, pekerjaan, sekolah, keluarga… banyak hal.
Masalah yang tak terselesaikan dengan baik membuat orang dapat putus asa. Harapan seakan hilang
Tuhan lebih dari mampu menolong kita dalam menghadapi apapaun masalah yang dihadapi. Di samping itu, kita diberi kemampuan untuk berpikir agar dapat mengatasi masalah. Akan tetapi sifat alami kita adalah cenderung mencari orang lain yang kita merasa mereka dapat menolong.
Tuhan Yesus senantiasa terbuka agar kita datang kepada-Nya untuk membawa semua beban hidup kita. Tuhan Yesus mampu menolong kita untuk keluar dari suasana hati yang suram ditekan berbagai persoalan hidup.
Saat datang kepada Yesus, mungkin saja masalah kita belum selesai tuntas sesuai apa yang kita inginkan. Berproses!
Dengan menghadirkan Kristus dan mengundang campur tangan-Nya, membuat hati kita lega. Kita lebih siap menghadapi setiap keadaan.
Tuhan mampu memberikan pertolongan. Dia sanggup membuat kita damai meskipun berada di tengah-tengah pergumulan berat.
Yakinlah bahwa bersama Dia kita diberi kemampuan untuk menyelesaikan masalah kita sebaik-baiknya sebesar apapun itu.
Tuhan Yesus tidak pernah gagal dalam menolong setiap orang yang berharap kepada-Nya. Kita butuh waktu untuk bersabar dalam penyeraan hidup yang utuh. kepada Dia. Mari lakukan!
Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by jcomp on Freepik




