Mengakui Diri Paling Berdosa

Viewed : 288 views

1 Timotius 1:15
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.

Pertobatan rasul Paulus merupakan salah satu peristiwa yang sungguh luar biasa. Apa yang dilakukannya sebelum dan setelah bertobat sangat berbeda jauh.

Paulus… seorang pribadi yang menentang ajaran Yesus menjadi seorang yang gigih mengajarkan apa yang dia lawan selama ini.

Paulus yang selama ini merasa apa yang dilakukannya benar dan merasa dirinya berjasa dalam upaya menghambat ajaran Yesus, kini dia mengakui dirinya yang paling berdosa dalam menerima anugerah Allah.

Rasul Paulus berubah dari perasaan dirinya tangguh menjadi merasa dan melihat dirinya tidak layak di hadapan Tuhan. Dia dengan terbuka mengakui dirinya paling berdosa. Inilah salah satu yang membuat Paulus dipakai begitu luar biasa oleh Tuhan dalam mewartakan Kerajaan Allah.

Rasul Paulus memberi teladan bagi kita betapa kitapun sesungguhnya tidak layak menerima anugerah Allah. Kita hanyalah dilayakkan oleh Dia. Kiranya hal ini mendorong kita tetap rendah hati dan tetap semangat melayani Dia. Ingatlah selalu akan ketidaklayakan kita dan ingatlah juga bahwa anugerah-Nya sungguh luar biasa telah melayakkan kita.
Puji Tuhan!

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Freepik

Comments

comments