Mazmur 62:1-2
Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari padaNyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
Seorang anak yang masih kecil begitu takut melewati sebuah lorong gelap. Dalam pikirannya terbayang perasaan cemas. Dia ingat cerita-cerita takhayul yang mengatakan tempat itu ada penunggunya. Perasaan seperti itu membuat dia tidak nyaman dan tak berani melangkah.
Ayahnya tahu akan hal itu. Lantas sang ayah menemani melewati jalan tersebut.
Anak itu melupakan segala ketakutannya. Dia menjadi berani karena merasa aman di dekat ayah yang mendampingi. Dia percaya dan yakin bahwa ayahnya akan menjadi pelindung yang dapat diandalkan.
Ada banyak lorong-lorong hidup ini yang tampaknya begitu gelap dan suram. Terkadang kita bagaikan anak yang masih kecil itu… kita ragu untuk melangkah. Serasa tidak ada daya untuk dapat melewatinya.
Kecemasan begitu mempengaruhi sikap hidup kita. Bahkan sering ketakutan dan keraguan itu begitu berat dan besar yang membuat kita tertekan dan merasa seolah tidak ada jalan keluar.
Allah tahu perasaan dan pergumulan kita. Allah Bapa senantiasa menjaga kita. Dia selalu melindungi kita. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita.
Ibrani 13:5B
Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.
Penyertaan Tuhan jelas bagi kita.
Apakah kita yakin akan janjiNya?
Mari melangkah dan berjalan bersama Kristus. Dalam kesetiaan-Nya, Dia terus memberi perhatian penuh kepada kita.
Perasaan tenang dan dekat dengan Allah; keintiman hubungan kita setiap hari bersama Tuhan adalah jaminan hidup kita.
Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati serta menguatkan iman kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




