Efesus 6:11-12
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Seorang mahasiswa pergi menghadapi ujian tulis. Ternyata dia lupa membawa alat tulis. Hal itu dia sadari ketika sudah di ruang ujian dan ujian akan dimulai. Tidak dipersiapkan dengan baik sejak awal.
Dia sibuk sendiri berusaha untuk meminjam ke teman-teman sebelahnya, tapi tidak ada temannya yang memiliki cadangan alat tulis.
Apakah yang akan dia lakukan?
Ijin ke luar untuk membelinya di warung?
Kalau diijinkan… baguslah.
Kalau tidak?
Betapa ruginya akibat lalai dengan alat tulis yang diperlukan, padahal dia bisa siapkan itu sebelumnya.
Betapa sering kita seperti orang yang mau ujian itu. Kita setiap saat menghadapi ujian hidup. Untuk itu kita butuh senjata agar menang. Senjata kita adalah firman Tuhan. Namun kita tidak siapkan diri. Kita abai. Atau mungkin kita merasa tidak perlu. Kita merasa bisa hadapi sendiri. Akhirnya betapa sering kita kalah. Kalau kalah tentu ada akibatnya.
Sebab itu, sebelum menjalani aktifitas hidup hari ini, mari lengkapi diri dengan firman-Nya. Jangan lupa ibadah pribadi kita bersama Tuhan setiap hari… baiknya pagi hari.
Biarlah iman kita tetap kuat dan teguh yang ditopang oleh kuat kuasa Roh Kudus dan amunisi Sabda Tuhan yang mengisi hati dan pikiran kita.
Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.
Dalam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by pvproductions on Freepik




