Ketaatan Melakukan Apa Kata Tuhan

Viewed : 448 views

Matius 21:28-31a
Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka: “Yang terakhir.”

Dari pembicaraan Tuhan Tuhan Yesus dengan sekelompok orang dalam pembacaan ayat-ayat di atas, kita melihat anak sulung berkata: iya terhadap apa kata ayahnya, tapi ia tidak melakukan. Anak kedua mengatakan: tidak, tapi akhirnya ia melakukannya. Ada perubahan.

Tidak dijelaskan apa penyebab mengapa yang berkata iya, tidak melakukan. Namun yang berkata tidak, malah melakukannya.

Tidak terlalu penting apa alasan mereka yang akhirnya merubah pikiran mereka, tetapi kita diingatkan bahwa ketaatan melakukan apa kata Tuhan, itulah yang sungguh sangat penting.

Hari ini kita akan mendengar Sabda Tuhan dalam ibadah kita masing-masing di berbagai gereja dan di berbagai tempat. Biarlah kita rindu dan buka hati untuk mendengar firman-Nya dan berkata: iya kepada perintah-Nya, dan sempurnakanlah apa yang kita aminkan dengan ketaatan dalam perbuatan kita.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Kiranya Tuhan membuka hati kita untuk mendengar suara-Nya, dan Dia menolong kita memberi kekuatan untuk melakukannya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by jcomp on Freepik

Comments

comments