Menanggung Penderitaan yang Tidak Harus Ia Tanggung

Viewed : 362 views

1 Petrus 2:19
Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

Ada seorang sahabat beberapa tahun lampau yang sangat baik.

Orangnya pintar. Karena nilainya baik, dia dapat daftarkan diri untuk dapat beasiswa. Namun tidak diambilnya kesempatan itu.

Lantas ditanya mengapa tidak diambil, bukankah dia akan dapat uang sebagai tambahan uang sakunya.

Dia katakan agar orang lain yang nilainya lebih rendah sajalah yang mendapatkannya. Mungkin orang itu lebih butuh katanya. Sebab dia merasa keperluannya sudah cukup. Jadi biar untuk orang lain saja itu beasiswa. Betapa mulia hati sahabat kita ini.

Hebatnya lagi, tahun depannya ada lagi kesempatan yang sama untuk peroleh beasiswa. Kali ini dia daftarkan diri dan dapat. Tetapi setelah dia dapat, uangnya dia berikan kepada orang yang dia lihat sedang butuh, namun orang tersebut tidak memungkinkan dapat beasiswa.

Sayangnya, sahabat ini hanya tiga tahun kurang sedikit berkesempatan kuliah. Dia mengalami kecelakaan naik sepeda motor di Puncak ketika hendak pulang ke Jakarta. Tak tertolong nyawanya. Dia kembali ke pangkuan Bapa di Surga.

Dia telah melakukan sesuatu yang baik dan mulia. Tentu sangat berkesan bagi saya sebagai sahabatnya. Walau singkat persahabatan dengannya, tapi ada kesan dan pesan yang mendalam dari dirinya.

Dalam konteks lain, bukan soal uang, tapi soal adanya penderitaan yang mestinya tidak ditanggung, tetapi rela untuk dialami oleh karena diyakini dan disadari bahwa itu adalah kehendak Allah.

Ada orang tertentu yang sebetulnya tidak harus mengalami beban yang terasa berat… dia bebas. Namun dia rela dan tulus mengalaminya karena menyadari bahwa dengan demikianlah kehendak Allah yang sempurna terjadi. Dia rela korbankan waktu. Dia merelakan hartanya. Dia menyumbangkan pikirannya. Dia mempersembahkan talenta dan karunianya demi untuk kemuliaan Allah. Dia mau menempuh jalan salib karena itu pesan Tuhan Yesus. Dikatakan rasul Petrus bahwa hal ini kasih karunia. Dan oleh karena menyadari telah merasakan sentuhan kasih karunia Tuhan; orang dapat lakukan itu.

Bagaimana dengan kita yang telah mengalami begitu banyak kasih karunia dan belas kasihan Allah?

Selamat beraktifitas.

Tuhan yang berbelas kasih dan penuh kasih karunia menyertai kita untuk melakukan kehendak-Nya. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Jess Foami from Pixabay

Comments

comments