Hidup Berkemenangan Dengan Taat Kepada-Nya

Viewed : 626 views

Matius 26:39
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Mengingat kembali sebelum Tuhan Yesus menuju salib…
Yesus bergumul dan berjuang sendirian. Dia sebagai manusia merasa betapa berat, ngeri, sakit, dan menakutkan apa yang akan terjadi atas diri-Nya. Suasana begitu mencekam.

Namun ketika Yesus berkata, “… … janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki…” di situlah salah satu titik kemenangan-Nya.

Tuhan Yesus taat kepada kehendak Allah Bapa; bukan kepada keinginan-Nya sebagai manusia untuk bebas dari salib seperti Dia katakan, “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku … …”

Belajar dari hal ini, kemenangan kita yang sesungguhnya adalah saat-saat dimana kita taat kepada kehendak Allah, walau untuk itu ada harga yang harus dibayar.

Mari kita hidup berkemenangan dengan taat sepenuhnya kepada kehendak Allah. Kehendak-Nya selalu yang terbaik buat kita, baik dalam susah maupun senang.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Majestic Lukas on Unsplash

Comments

comments