Galatia 4:6-7
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.
Sungguh kita berterima kasih tak berhingga kepada Tuhan karena berkat anugerah-Nya kita diangkat menjadi anak-anak-Nya.
Sebagai anak-Nya:
β’ Roh Kudus berada di hati kita,
β’ Roh Kudus menguatkan kita,
β’ Roh Kudus menuntun kita,
β’ Roh Kudus menolong kita memahami dan melakukan firman-Nya.
Biarlah hati kita senantiasa dipenuhi Roh-Nya yang dinyatakan dalam bentuk ketaatan kita kepada Dia.
Karena status kita sudah menjadi anak-anak Allah, maka marilah kita hidup berperilaku sebagai anak yang berkenan kepada Bapa Surgawi.
π»π·πΊπΈπ§π€πͺπΌ
Bapa Surgawi, ajarku mengenal
Betapa dalamnya kasih-Mu
Bapa Surgawi buatku mengerti
Betapa kasih-Mu padaku
Semua yang terjadi di dalam hidupku
Ajarku menyadari Kau selalu sertaku
Di hatiku selalu bersyukur pada-Mu
Karena rencana-Mu indah bagiku
πΌπ»π·πΊπΈπ§π€πͺπΌ
Bapa Surgawi yang kita kenal di dalam Yesus Kristus, dan persekutuan yang indah dengan Roh Kudus menyertai, menguatkan, dan menuntun kita untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahΓΊn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Sunguk Kim on Unsplash




