Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Mungkin kita kerap merasa seolah Tuhan meminta sesuatu dimana kita merasa tidak sanggup memberikannya; apakah waktu, harta, dan sebagainya. Betapa sering kita menahan-nahan, seolah Allah tidak tahu keadaan kita. Seakan-akan kita terpaksa.
Ketika kita rela mempersembahkan sesuatu, di situlah sering berkat Allah mengalir. Berkat yang melimpah sering diawali oleh sikap kita yang benar akan Allah dalam hal memberi, mungkin itu memberi waktu, tenaga, pemikiran, materi, dan sebagainya.
Saat ini mungkin banyak pihak sedang membutuhkan kehadiran dan partisipasi kita.
Apa respons kita?
Apakah kita akan berdiam diri seolah-olah Allah tidak mengerti keadaan kita?
Apakah kita akan tergerak untuk rela berbuat sesuatu?
Sungguh Allah tidak pernah kalah dalam memberi apa yang terbaik untuk kita semua.
Karena itu mari kita simak dan merenungkan apa kata Tuhan Yesus; yaitu agar kita memberi apa yang dapat kita beri.
Dengan memberi, kitapun akan diberi. Takaran yang baik dan pas akan dilimpahkan kepada kita. Selanjutnya Yesus berkata bahwa takaran atau ukuran yang kita pakai untuk mengukur orang lain, itu jugalah yang akan diukurkan kepada kita.
Selamat beraktifitas.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Jackson David on Unsplash




