3 Yohanes 1:3-4
Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran.
Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.
Mendengar firman Tuhan adalah langkah awal untuk mengerti kehendak Allah. Kehendak Allah tidak mungkin berlawanan dengan firman-Nya. Sebab itu kita perlu selalu belajar dan mendengar firman-Nya.
Perlu didoakan terus agar hati kita tetap haus dan rindu akan Firman Tuhan. Tetapi di sisi lain, firman Tuhan tidak berarti jika tidak diikuti dengan sikap hidup… jika tidak diikuti dengan ketaatan. Firman Tuhan tidak sekedar diketahui, tetapi untuk dilakukan.
Firman Tuhan yang didengar akan sia-sia bahkan hidup kita dapat menjadi sandungan bagi orang banyak ketika orang lain tahu bahwa kita orang percaya, tetapi nyatanya hidup tidak mencerminkan sebagai murid Kristus.
Betapa sering nama Tuhan tidak dipermuliakan karena hidup orang percaya tidak berpadanan dengan ajaran Kristus.
Alangkah indahnya hidup ini bila perilaku kita membuat orang tertarik dan percaya kepada Kristus. Itulah panggilan hidup kita… siapapun kita!
Kita dipanggil untuk melakukan kebenaran firman Tuhan dalam hidup ini, seperti apa yang dirindukan rasul Yohanes yang berkata, Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by cottonbro




